Bulan: Februari 2010

Basic Thermoforming

Posted on Updated on

Basic Thermoforming

Berbicara soal thermoforming,  maka kita tak  bisa lepas dari pembahasan masalah  prinsip dasar bagaimana proses yg terjadi pada thermoforming , karena dengan sedikit mengerti tentang proses dan detail dari thermoforming  kita akan tahu bagaimana sebuah produk PP cups dibuat. Mulai dari material yg disebut resin (plastik material) sampai akhirnya menjadi PP cups yg bisa digunakan sebagai wadah air minum. ( tobe continued)

Pada dasarnya  bagian utama sebuah mesin thermoforming adalah terletak di bagian Mould (punching mould) . Mould  terdiri dari upper mould dan lower mould … keduanya saat bekerja akan saling bertemu untuk membentuk sebuah cup sekali gus memotongnya menjadi beberapa cavity cup.

Clearance antara upper dan lower yg pernah saya tahu adalah 0,014 dan sebenarnya clearance sekian akan effektif untuk tebal sheet tertentu. Jadi untuk yg kesulitan pemotongan pada tebal sheet tertentu sebaiknya konsultasi pada machine manufacture…..

Iklan

Kematangan, diperlukan dlm pekerjaan

Posted on Updated on

Mengapa demikian? apakah itu harus?

Itu semua juga tergantung dari mana cara kita memandang. Didalam kematangan tersebut akan kita jumpai : Jam terbang dalam pekerjaan yg bisa berpengaruh dalam semua pekerjaan yg ditangani, kemampuan menganalisa,kebijakan dalam mengambil keputusan,kemampuan menjaga hubungan dengan semua pihak.

Tanpa kematangan rasanya tingkatan seseorang hanya sebatas tenaga pelaksana yg memperoleh kemujuran sehingga diberi tanggung jawab yg cukup besar dengan kemampuan seadaanya.

Dalam management yg umum diterapkan,skill seseorang akan ditest /dinilai melalui psikotest…ilmu yg banyak digunakan untuk menganalisa para pelaksana lapangan, apakah klasifikasi seseorang memenuhi standart untuk memegang posisi tertentu di suatu perusahaan. dan itu sudah menjadi standart perusahan2 multinasional puluhan tahun yg lalu.

Saat ini banyak yg cenderung merekurt sorang staff langsung dari jenjang perguruan tinggi, ini cukup beralasan karena lulusan perguruan tinggi sdh digodok sedemikian rupa sehingga kematangan berfikir sdh dimiliki demikian juga kemampuan menganalisa. Dan mereka lebih cepat merespons suatu masalah dan beradaptasi dengan cepat terhadap hal-hal baru yg ditemui dilapangan.

Bagi yg naik kejenjang pekerjaan lebih tinggi karena suatu kondisi dan memiliki kemampuan yg autodidak, seharus nya menyesuaikan diri dengan lingkungan/yg pola pikirnya banyak dilatar belakangi oleh cara berfikir akademis, agar tidak kelihatan katrok.