Bulan: Januari 2011

Thermoforming & Extrusion Inline

Posted on Updated on

Proses thermoforming secara inline tidaklah sulit….yg diperlukan adalah menghitung kapasitas kedua mesin yg berlainan jenis agar kapasitas satu sama lain seimbang……kedua mesin tersebut juga bisa saling mengimbangi kehandalan yg lain. Kalau tidak maka akan terjadi masalah berkepanjangan yg sangat merugikan.

Keuntungan proses secara inline adalah : Hanya diperlukan satu tenaga skill (Operator) dibantu satu tenaga penyedia bahan PP dan satu tenaga untuk produk jadi……beberapa tenaga packer …Dari sisi mesin sangat mengurangi tenaga listrik ,karena memangkas unit : “pre heating” disisi mesin thermoforming dan menghilangkan “unit rewinder” (penggulung sheet disisi extrusion)….satu lagi kwalitas sheet saat itu juga bisa diperbaiki apabila ditemukan hasil cup jelek.

Beberapa praktisi termoforming selalu memikirkan ,kalau salah satu mesin (extrusion atau thermoforming) mengalami kerusakan maka produktifitas kedua mesin langsung drop itu sisi buruknya. Tapi kalau kita kalkulasi untung dan ruginya system off line dibanding in line secara keseluruhannya maka akan diperoleh banyak keuntungan menggunakan system inline….asal yg digunakan mesin yg benar2 handal.

Sudah terbukti, customer yg merasakan keuntungan system inline dari segi effesiensi tenaga, ruangan dan penggunaan tenaga listrik  pada akhirnya merubah mesin mereka yg memakai metode lama (off line) akhirnya…. extrusion dan thermoformingnya digabungkan menjadi unit yg in line.

Obsesi tentang dunia thermoforming

Posted on Updated on

Dalam pandangan saya… walau perkembangan thermoforming di Indonesia cukup pesat dengan semakin berkembangnya AMDK (air minum dalam kemasan)….tetapi masyarakat yg kehidupan sehari-harinya berkecimpung dibidang  proses thermoforming hidup dengan dunianya masing2. Mereka tidak terlalu saling kenal….mereka hidup dikelompoknya masing2 (dilingkungan satu perusahaan) mungkin juga mereka berkelompok dengan sesama brand mesin…..Sehingga mereka kurang seberapa mengenal dunia yg luas didunia thermoforming ini.

Mesin2 thermoforming dari segala merek….mungkin sudah ratusan yg bercokol di Indonesia…..dan mereka para praktisi yg jumlahnya bisa puluhan ribu masih belum memiliki tempat untuk nongkrong (kalau kita ibaratkan seperti masyarakat biasa di pemukiman) dalam satu komunitas yg punya visi dan dunia pandang yg sama…dan bisa saling berkomunikasi untuk mendiskusikan dunia thermoforming yg sudah terlanjur menjamur lebat ini.

Walau tehnologi sudah canggih….walau sdh ada HP yg bisa kita pakai buat berinternet ria….dan didukung ada nya Facebook,Twitter dan media chatt…tapi tetap saja para praktisi thermoforming hidup didunianya masing2 menggeluti produksi cup PP dalam lingkungan yg terbatas. Pada hal dengan kecanggihan komunikasi sekarang mereka bisa mengenal dunia thermoforming yg lebih luas lagi. Mereka bisa mengenal berbagai manusia yg banyak terlibat dipembuatan cup PP dengan variasi yg berbeda…dengan ide2 thehnologi yg mungkin mereka belum mengenal.

Dunia thermoforming saat ini melibatkan banyak bidang, lihat saja mulai dari pemasok material Polypropiline,mesin2 printing offset plus supplier tintanya , mesin2 air compressor, mesin chiller,workshop pembuat insert yg juga sebagai tempat grinding cutting plate ,sampai mesin pembuat straw yg tidak terpisah dari penjualan produk jadi dari AMDK atau Air beraroma rasa….

Tidak semua sempurna,walau produksi europa.

Posted on Updated on

Kebetulan saya berkecimpung dibidang industry dan sering menghadapi dan menangani mesin2 yg diproduksi negara2 maju tersebut. Secara umum memang kemajuan tehnologi mereka cukup bisa diandalkan dibanding peralatan industry negara asia (saat ini Jepang dan Korea sebenarnya negara maju yg mewakili asia)…tetapi dari pengalaman ketika install sampai start up ternyata kita juga menemukan sedikit dan bahkan beberapa ketidak telitian dalam manufacturing….saya pikir mereka yg melakukan assembling disono (dinegaranya) juga manusia. Secanggih apapun system yg diperlakukan pelaksananya tetap manusia…yg tidak lepas dari kelemahan dan kesalahan.

Bagi yg yakin kecanggihan tehnologi dunia barat cukup perfect kadang tidak bisa terima dengan hal seperti ini….apalagi mereka harus membayar mahal tehnologi yg ada dimesin yg mereka beli…..tetapi senyampang dengan berjalannya waktu mereka akan sadar…..kehandalan tehnologi barat dalam jangka panjang akan terlihat dengan stabilnya mesin dan awetnya sparepart yg dipergunakan.

 

Siapa yg perlu material PP recycle ?

Posted on

Suatu hari seseorang menghubungi HP saya lewat sms. Menawarkan material Polypropilene ( recycle ex PP cup)…sebenarnya material ini untuk straw mungkin bisa,tetapi untuk produksi thermoforming/PP cup terus terang saya belum yakin kwalitasnya….apakah bagus dalam hal kekuatan drop testnya maupun top load….juga elastisitasnya. karena dengan bahan ex PP cup yg asal usulnya dari berbagai merek cup yg  bahan bakunya pasti berbeda saya meragukan stabilitas dan homogenitas campuran yg dihasilkan.

Ketika saya ingin mempublikasikan informasi ini ternyata sms di HP saya secara gak saya sadari terhapus semua, yg bersangkutan mengaku bernama Didit dan tinggal di Purwakarta…..semoga yg bersangkutan bisa memberikan info lebih lanjut apabila membaca info ini…siapa tahu ada yg berminat terhadap bahan recycle tsb.

 

 

Electric calculation

Posted on

Yg mau menghitung pemakaian kabel juga perhitungan ampere bisa klik link dibawah :

http://www.jobsite-generators.com/power_calculators.html

Konsep,system, gampang dibuat tidak mudah implementasinya.

Posted on Updated on

Tulisan ini terinspirasi oleh kondisi lapangan yg sering dijumpai dipekerjaan. Memang tidak semua begitu….buktinya banyak yg bisa menerapkan ISO walau agak terseok-seok karena belum bermental disiplin.

Semua kelemahan itu tak lepas dari lemahnya management dan kondisi struktur jajaran yg ada  kurang systimatis dalam berfikir. Artinya begini…..sebenarnya dalam suatu plan apabila ada manager pabrik yg punya wawasan tentang konsep pengelolaan pabrik yg benar dan konsisten..tidak sulit mengatur kondisi lapangan agar tidak amburadul. Semua permasalahan dilapangan sebenarnya tinggal dilihat dan diambil tindakan sesegera mungkin apa bila ada yg kurang beres.

Masalah nya banyak situasi plan/pabrik yg komandannya tidak jelas kemampuannya juga wewenangnya,belum lagi adanya komandan2 lain yg hampir selevel membuat pemutusan suatu masalah menjadi seperti bola yg dilempar kesana kemari…tidak ada yg bertanggung jawab mengambil putusan yg cepat….kadang management one man show bisa mengatasi permasalahan dilapangan dengan cepat…tapi kendalanya terlihat sangat otoriter dan tidak memberi peluang orang mempunyai pendapat dan ide2 yg produktif.

Masih banyak nya pengusaha yg bikin perusahaan asal jalan dan sulitnya mencari lapangan pekerjaan bagi seorang karyawan kadang punya andil dalam membuat situasi yg kurang produktif…dan kondusif. Mereka cenderung menerima dan harus nurut dengan apa yg ada dilapangan. Dan jangan kaget kalau seseorang yg sebenarnya ngerti kondisi dilapangan tidak baik dan mereka cenderung mengambil sikap diam dan tidak perduli…ini yg bisa membunuh cara berfikir produktif tersebut. Karyawan kadang tidak ingin mengambil resiko kena marah dan mengambil langkah aman dengan berpura-pura tidak mengerti alias masa bodoh dengan amburadulnya kondisi dilapangan.

Pemimpin suatu perusahaan seharusnya bersikap terbuka dan menumbuhkan iklim yg produktif dikalangan kerja stafnya. Merekord setiap permasalahan dilapangan dan melihat langsung kondisi lapangan agar bisa mengetahui kondisi lapangan yg tidak beres.

Progres2 kerja harus dimonitor kemajuannya..ibarat nya setiap kasus yg masuk list untuk diselesaikan harus jelas jadwal pelaksanaan penyelesaikannya….

(continued)